Pengenalan Bahasa Pemrograman Java

Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang cukup populer di saat ini. Tidak seperti bahasa C ataupun Pascal, Java menggunakan konsep Object Oriented (Berorientasi Objek) dalam penulisan programnya. Dimana pada pemrograman berorientasi objek, kita mengasumsikan tiap apa yang ada di dunia ini sebagai suatu objek, dan tiap objek tersebut memiliki sifat (class) maupun tingkah laku (method) yang berbeda.

Kali ini penulis akan coba sedikit menjelaskan mengenai dasar-dasar pengenalan serta cara penulisan pada bahasa pemrograman Java.






Penulisan Class
Sebelum menuliskan sebuah class, pertimbangkanlah terlebih dahulu dimana Anda akan menggunakan class tersebut dan bagaimana class tersebut akan digunakan. Pertimbangkan pula nama yang tepat serta tuliskan seluruh informasi ataupun properti yang ingin Anda isi pada class tersebut. Jangan sampai terlupa untuk menuliskan secara urut method yang akan Anda gunakan dalam class.

Dalam pendefinisiannya, suatu class dituliskan sebagai berikut


|modifier| class |name| {

     |attributDeclaration|*
     |constructorDeclaration|*
     |methodDeclaration|*
}

Keterangan:
|modifier| merupakan suatu access modifier, yang dapat dikombinasikan dengan tipe modifier lain.

Pendeklarasian Atribut
Dalam pendeklarasiannya, atribut dituliskan sebagai berikut:
|modifier| |type| |name| [= |default_value|];

Contoh:
private int age=1;

Pendeklarasian Method
Method dideklarasikan dengan penulisan sebagai berikut:

|modifier| |returnType| |name| (|parameter|*){

|statement|
}

Keterangan:
modifier: dapat menggunakan beberapa modifier yang berbeda
returnType: dapat berupa seluruh tipe data, termasuk void
name: identifier atas class

Contoh:
public void swim(){
        System.out.println("I'm swimming");
}

Dimana:

public = |modifier|

void = |returnType|
swim() = |name|
System.out.println("I'm swimming"); = |statement|


Pewarisan (Inheritance)
Pada Java, semua class, adalah subclasses dari superclass object. Contoh hirarki class adalah sebagai berikut


Class-class yang berada di atas class utama dikenal sebagai superclass. Sementara beberapa class di bawah class pokok dalam hirarki class dikenal sebagai subclass dari class tersebut.

Pewarisan merupakan sebuah keuntungan besar pada pemrogram berorientasi objek. Karena suatu sifat atau method didefinisikan dalam superclass, sifat ini secara otomatis diwariskan dari semua subclasses. Sehinga hanya dibutuhkan sekali penulisan method dan mereka dapat digunakan oleh semua subclass-nya. Subclass hanya butuh mengimplementasikan perbedaannya sendiri dari induknya.



Untuk membuat sebuah subclass, tambahkan keyword extends setelah pendeklarasian class Anda. Contoh:


|modifier| class |name| extends |superClassName| {

     |attributDeclaration|*
     |constructorDeclaration|*
     |methodDeclaration|*

}

Overriding Method
Untuk beberapa kasus, terkadang class asal perlu mempunyai implementasi berbeda dari method yang khusus dari superclass tersebut. Di sini lah method override digunakan. Subclass dapat mengenyampingkan method yang didefinisikan pada superclass dengan membuat implementasi baru dari method tersebut.
Untuk membuat method yang meng-override method dari superclass-nya, Anda cukup mendeklarasikan kembali method tersebut pada subclass-nya, namun dengan isi yang berbeda.
|modifier| class |name| extends |superClassName| {
     |attributDeclaration|*
     |constructorDeclaration|*

     @Override
|method| |modifier| |returnType| |name| (|parameter|*){
|statement|
}

}
Dimana method yang dideklarasikan pada class tersebut telah dideklarasikan sebelumnya di superclass-nya. Namun isi dari method pada class ini berbeda dengan method dari superclass-nya. 

Interface
Merupakan jenis khusus dari blok kode yang hanya berisi method signature (atau constant). Interface mendefinisikan sebuah (signature) dari sebuah kumpulan method tanpa tubuh.

Interface mendefinisikan sebuah cara standar dan umum dalam menetapkan sifat-sifat dari class-class. Mereka menyediakan class-class, tanpa memperhatikan lokasinya dalam hirarki class, untuk mengimplementasikan sifat-sifat yang umum. Dengan catatan bahwa interface-interface juga menunjukkan polimorfisme, dikarenakan program dapat memanggil method interface dan versi yang tepat dari method yang akan dieksekusi tergantun dari tipe object yang melewati pemanggil method interface.


|modifier| interface |name| {

     |attributDeclaration|*
     |constructorDeclaration|*
     |methodDeclaration|*
}

Postingan populer dari blog ini

"Program Login" Menggunakan Pascal

Kumpulan Script Pascal